Nikmati Kue Hidangan Khas Tahun Baru China!

Gong Xi Fa Cai! Tahun baru Imlek 2021 kali ini tetap dalam masa pandemi Covid-19 agar sebisa mungkin, rantai penularan virus berikut diputuskan. Kunjungan ke rumah-rumah sebaiknya dihindari, perihal ini dapat ditukar bersama silaturahmi melalui video call. Apalagi banyak org mencari keuangan mereka melalui jaringan internet seperti berjualan lewat olshop atau berjudi di agen sbobet. Bicara soal Imlek, tak lengkap rasanya misalnya tak mengulas hidangan-hidangan khas th. baru China yang persis bersama warna merah tersebut.

Beberapa Hidangan Khas Tahun Baru China Beserta Artinya

Jiaozi

Mungkin makanan paling populer yang mengenai bersama Tahun Baru Imlek, pangsit jiaozi dipercayai membawa kemakmuran, berkat fakta bahwa mereka muncul seperti batangan emas (yuan bao) yang digunakan sebagai mata duwit selama Dinasti Ming. Nama itu termasuk terdengar seperti kata untuk duwit kertas paling awal.

Banyak keluarga makan jiaozi terhadap Malam Tahun Baru Imlek atau terhadap hari pertama th. itu sebab itu adalah homophone berasal dari (jiaozi), mengacu terhadap peristiwa yang bersinggungan antara th. lama dan th. baru; memakannya dipercaya membawa rejeki bagi rumah tangga.

Nian Gao

Nian gao, atau lontong, terbuat berasal dari beras ketan dan terlampau populer waktu Tahun Baru Imlek, meski dapat dimakan selama tahun. Orang-orang beranggap makan nian gao selama waktu ini sebagai keberuntungan sebab namanya homophone berasal dari ‘tahun yang lebih tinggi.’

‘Nian’ (lengket) yang berarti ‘tahun,’ sedang kata ‘gao’ (kue) yang berarti ‘tinggi’ atau ‘tinggi.’ Dengan demikian, makan nian gao melambangkan peningkatan diri: mengangkat diri sendiri lebih tinggi dan melakukan lebih baik di tahun mendatang. Tekstur dari kue ini pun sangat jarang kita temu apalagi pada makanan khas Italia.

Ba bao fan

Biasanya di sajikan sebagai makanan penutup terakhir untuk makan malam Tahun Baru, nasi delapan harta terlampau populer di Selatan, dan dibikin berasal dari beras ketan yang dikukus dan dicampur bersama lemak babi, gula, dan delapan tipe buah atau kacang. Ini dapat termasuk kurma merah, biji teratai, lengkeng, kismis, kenari, kacang tanah dan banyak lagi.

Setiap bahan makanan penutup yang penuh warna dan manis punyai arti tersendiri. Biji teratai melambangkan kehidupan pernikahan yang harmonis, kelengkeng melambangkan persatuan kembali, kurma merah melambangkan harapan punyai bayi sehat, biji labu melambangkan ‘selamat dan sehat’ dan buah-buahan lain yang diawetkan melambangkan kehidupan berlangsung mulus.